Pengertian K3 Dan Manfaat Untuk Karyawan dan Perusahaan

supplier perlengkapan safety jakartaPekerjaan kontraktor adalahsalah satu kegiatan yang berisiko tinggi. Profesi ini mewajibkan kita untuk mengetahui K3 sebagai standar keselamatan kerja. Lalu, Apa tersebut K3? Apa definisi K3? Apa destinasi prinsip K3? Dan, bahaya apa saja yang mesti dihindari pekerja saat mengemban aktivitasnya? Mari anda ulas lebih rinci.

Pengertian K3 Berdasarkan keterangan dari Para Ahli
Berikut ini ialah definisi K3 (keamanan, kesehatan dan keselamatan di lokasi kerja) menurut keterangan dari para ahli:

1. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)
K3 atau OSH ialah upaya yang bertujuan untuk menambah dan menjaga tingkat tertinggi kesehatan fisik, mental dan sosial untuk pekerja di seluruh jenis pekerjaan, pencegahan masalah kesehatan karyawan yang diakibatkan oleh situasi kerja, perlindungan untuk pekerja di lokasi kerja dari risiko sebab faktor-faktor yang membahayakan kesehatan.

2. Widodo
Pengertian K3 ialah bidang yang sehubungan dengan kesehatan, keselamatan dan kesejahteraan insan yang bekerja di sebuah lembaga atau tempat proyek.

3. Flippo
Definisi K3 ialah pendekatan yang menilai standar yang komprehensif dan spesifik, menilai kepandaian pemerintah guna praktik perusahaan di lokasi kerja dan implementasinya melewati panggilan, denda, dan sanksi lainnya.

4. Mathis & Jackson
Pengertian K3 ialah kegiatan yang memastikan terciptanya situasi kerja yang aman, terlindung dari gangguan jasmani dan mental melewati pembinaan dan pelatihan, menunjukkan dan mengendalikan pengamalan tugas karyawan dan memberikan pertolongan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, baik dari lembaga pemerintah maupun dari perusahaan lokasi mereka bekerja.

5. Hadiningrum
Arti K3 ialah pengawasan sumber daya manusia, permesinan, bahan dan cara yang mencakup dunia kerja sehingga pekerja tidak merasakan kecelakaan.

6. Ardana
Pengertian istilah K3 ialah upaya perlindungan yang bertujuan meyakinkan bahwa pekerja dan orang beda di lokasi kerja tidak jarang kali aman dan sehat sampai-sampai setiap sumber buatan dapat dipakai dengan aman dan efisien.

Ruang lingkup K3
Berdasarkan pada pemaparan pengertian K3 di atas, ada sejumlah aspek yang mesti dipertimbangkan perusahaan saat menerapkan k3, yaitu:

1. Lingkungan kerja
Lingkungan kerja merupakan ialah dimana pekerja melakukan kegiatan kerja. Kondisi dunia kerja harus mencukupi (suhu, ventilasi, penerangan, sirkulasi, situasi) guna meminimalkan kemungkinan kemalangan atau penyakit.

2. Alat Kerja dan Bahan Produksi
Alat kerja dan bahan buatan adalahelemen yang diperlukan perusahaan guna menghasilkan barang / jasa. Maka dari itu, perangkat kerja dan bahan produksi ialah penentu dalam proses produksi, pasti saja, kelengkapan, ketenteraman dan situasi alat kerja dan bahan buatan harus dipertimbangkan.

3. Metode Kerja
Metode kerja ialah bentuk standar dari kegiatan yang mesti dilaksanakan oleh pekerja sampai-sampai tujuan kerja terjangkau secara efektif dan efisien, dan keselamatan serta kesehatan kerja terjaga dengan baik. Misalnya, pengetahuan mengenai teknik mengoperasikan mesin dan pun peralatan pelindung individu yang cocok standar.

Peran K3 di Perusahaan
Berikut ini ialah peran-peran K3 di lokasi kerja:

Setiap tenaga kerja mempunyai hak guna mendapatkan perlindungan kesehatan dan keselamatan demi kesejahteraan hidup dan untuk menambah produksi.
Setiap orang di lokasi kerja mesti memiliki garansi keselamatan mereka.
Semua sumber buatan harus dipakai secara tepat guna dan aman.
Harus ada perbuatan lanjutan oleh perusahaan sebagai upaya untuk meminimalisir risiko kemalangan dan penyakit dampak kerja.
Jenis Bahaya Aktivitas Kerja
Dalam urusan keamanan, kesehatan dan keselamatan di lokasi kerja, pekerja mesti diedukasi mengenai jenis bahaya yang ada. Berikut ini merupakan sejumlah jenis bahaya dalam K3:

1. Bahaya dari Bahan Kimia
Risiko bahaya berasal dari sekian banyak bahan kimia yang berpotensi membahayakan kesehatan andai terhirup atau bersentuhan. Contoh bahaya kimia:


2. Bahaya dari Fisik
Resiko bahaya yang berasal dari sekian banyak hal yang sehubungan dengan jasmani dan berpotensi membahayakan kesehatan dan keselamatan andai terjadi kontak. Contoh bahaya k3 tipe fisik:
• Suhu fanatik (terlalu dingin atau terlampau panas).
• Suara terlampau keras, yang bisa mengganggu pendengaran.
• Kondisi dan sirkulasi udara yang tidak wajar
3. Bahaya dari Jenis Pekerjaan
Risiko ini berasal dari jenis kegiatan / proyek yang berpotensi membahayakan kesehatan dan menakut-nakuti keselamatan jiwa pekerja. Contoh bahaya K3 tipe ini:
• Pencahayaan di tempat kerja paling minim, yang berpotensi menyebabkan kehancuran penglihatan.
• Pekerjaan membawa barang / bahan memakai orang yang tidak cukup hati-hati dan mengakibatkan cedera / luka.
• Peralatan dan ketenteraman yang tidak menyeluruh yang dapat mengakibatkan pekerja terluka / terluka.

 

 

Leave a Comment